Perjalananku : Pendakian Gunung Merbabu via Selo (Kelahiran Math Adventure)

Merbabu, tempat dimana Math Adventure resmi berdiri bersamaan dengan agenda pertamanya, terlaksana pada tanggal 04-05 November 2014.

Senin 3 November

Sore itu  seperti biasanya, kami sedang duduk-duduk dalam acara nongkrong, menikmati kopi sobekan di bawah pohon-pohon  yang tumbuh rimbun di depan kantin ‘inspirasi’, kantin kampus yang berada di sebelah fakultas Tarbiyah. Yang mana hari itu kemudian kami kenang menjadi tonggak sejarah berdirinya Math Adventure.

Setelah beberapa kali naik-turun gunung, menjelajahi alam sekitar Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk mengagumi keindahan alam yang masih orisinal dan belum banyak tercampur oleh tangan-tangan manusia, terlintas dalam benak kami untuk mendirikan komunitas pecinta alam bagi kalangan mahasiswa matematika. Dan tanpa pikir panjang semua orang yang hadir disitu pun sepakat untuk berpartisipasi dan mengambil nama Math Adventure.

Akhirnya dengan penuh kesadaran, lembar demi lembar uang seribuan pun terkumpul untuk menyewa tenda dan sleeping bag (ah betapa menyenangkan mengingat ketika semua perlengkapan masih serba sewa, buat temen-temen reader yang pernah mengalami ini pasti akan tersenyum, ada sensasi yang istimewa ketika peralatan-peralatan masih sewa 😀 ). Palu kemudian diketuk. Sore berikutnya kita harus melaksanakan perjalanan yang telah direncanakan itu.

Selasa tanggal 4 November

Ketika matahari telah tergelincir dan hampir condong kearah barat, di kosan salah satu dari kami, berkumpul 10 anak muda yang paling keren, penuh semangat dan penuh mimpi. Mereka adalah Samsul Haris, Risna, Dwi Satio, Musa Herlambang, Saifudin Zuhri, Anisa Sari Asih, Isma, Zakiya, Nila dan saya sendiri Andi Riyan. Dengan 5 motor, sepuluh manusia ajaib itu bertolak dari Jogja sekitar pukul 16:00 dan sampai di masjid Selo, Boyolali pukul 18:00. Disana kami mengambil istirahat untuk solat maghrib dan makan malam di warung pinggir jalan.

Informasi perjalanan; dari Jogja kita bertolak ke arah Magelang, tepat di pasar Muntilan sebelum terminal ada lampu lalu lintas kemudian kita belok ke kanan kembali kearah Jogja dan terus mengikuti jalan sampai rambu lampu lalu lintas yang pertama dan langsung ambil kiri menuju Selo kabupaten Boyolali. Perhatikan baik-baik setelah sampai di Polres Selo ada plang di pinggir jalan yang menunjuk arah ke Basecamp pendakian Merbabu.

Kami tiba di Basecamp Pendakian Merbabu tepat pada pukul 19:30. Seperti biasa saya atau Dwi langsung registrasi, kemudian menunaikan Sholat Isyak serta packing ulang. Sekedar informasi lagi, di sana terdapat 3 basecamp yang saling berdekatan, terserah mau mengambil yang mana, harganya sama. Harga tiket masuk Rp.10.000,- parkir Rp.5000,-. Setelah briefing dan diawali dengan berdo’a tepat pukul 20:30 perjalanan mendaki Puncak Kenteng Songo Gunung Merbabu via Selo dengan ketinggian 3.142 MDPL di mulai.

Basecamp Pak Parman-Pos I

Perjalanan dari Basecamp menuju pos I adalah perjalanan terjauh dan terlama; dari basecamp masuk gerbang dan tiba di hutan pertama (hutan konservasi), kondisi jalan khas gunung–jalan setapak yang padat dan sedikit mendaki di antara pohon-pohon besar–, setelah melewati hutan cemara kondisi jalan mulai berubah naik-turun sekitar 1 Km jauhnya. Kondisi alam di sana sejuk karena berada masih berada di bawah hutan lindung sehingga aman dari badai. Masih di dalam hutan; kondisi jalan berubah lagi mulai mendaki terjal pada jalan setapak yang licin, melalui semak-semak. Kami berhenti disini sebentar karena hujan deras turun. Di sini mulai terlihat yang ganteng-ganteng memang bisa diandalkan, kami mendirikan tenda darurat, untuk beristirahat. Setelah sekitar 45 menit kami menunggu, hujan reda, perjalanan pun dilanjutkan. Sekitar pukul 23.20 kami tiba di pos I dengan mendaki bebatuan yang mirip tebing. POS I berada di ketinggian sekitar 2500 MDPL.

POS I — POS II — POS III

Kondisi jalan sangat bervariasi, kami menyusuri hutan diantara semak belukar hingga menerobos lebatnya hutan Lamtoro. Perjalanannya cukup ringan tidak seberat perjalanan pertama. Sekitar 45 menit akhirnya kami tiba di POS 2 dan langsung beranjak menuju pos III yang sudah mulai mendaki lagi, mendaki tanah yang sangat lunak dan debu-debu yang mudah berterbangan. Di perjalanan antara POS II dan POS III kami berhenti untuk memasak air dan membuat kopi.

Cuaca disana cukup bagus, sekalipun berada digunung yang tinggi hawanya tidak terlalu dingin (mungkin karena saking semangatnya perjalanan membuat kami hangat oleh keringat), bintang-bintang juga bersinar cerah bertebaran di angkasa luas.

Ketika gerimis kecil mulai turun lagi, kami melanjutkan perjalanan menuju Sabana I, sabana yang sangat luas seperti lapangan. Rumput-rumput tumbuh tebal dan sudah mulai ada pohon bunga Edelwais yang muncul. Disini banyak tenda berdiri, tetapi kami melanjutkan perjalanan lagi, mendaki terjal menuju sabana II dan di sabana II. Dan disinilah kami berhenti mendirikan tenda sekitar pukul 2 dini hari tanggal 5 November. Kami mengambil istirahat, ada yang memasak mie dan ada yang langsung tidur. Udara di ketinggian ini sangat dingin, tetapi saat itu angin belum berhembus, jadi kita tak tahu telah mendirikan tenda di tempat yang salah, namun di waktu yang tepat sebab perempuan-perempuan seperjalanan kami sudah tak sanggup melanjutkan tanpa mengambil istirahat. Kami sepakat tidur tanpa ada yang mengomando :v

Rabu tanggal 5 November

Ketika udara dingin sedang kencang-kencangnya berhembus, kami bangkit dari tidur untuk menunaikan ibadah solat subuh, waktu menunjukkan sekitar pukul 04:05 WIB. Dua tenda kami bongkar dan hanya menyisakan satu tenda yang berdiri untuk mengamankan barang. Dari sini kami mendaki tanpa membawa carrier sekitar pukul 04:40. Perjalanan selanjutnya adalah menaklukkan ketinggian puncak 3.142 MDPL.

Di sabana III Matahari terbit sangat indah; lautan awan berada di bawah kaki kami, awan yang bergulung gulung bagaikan ombak mengiasi cakrawala yang berhiaskan matahari yang terbit berwarna merah kekuningan. Perjalanan disinilah yang paling menyenangkan; berjalan menyisir rerumputan setinggi satu meter dan mendaki di bukit teletubies sampai sabana IV. Di sabana IV kami melihat terdapat banyak tenda yang berdiri. Saran untuk pendakian selanjutnya kalau mau mendaki mendingan mendirikan tenda disini di sabana IV, sebab agak terlindung oleh banyak gunung-gunung kecil dan pohon Edelwais.

Perjalanan selanjutnya adalah menaklukkan puncak Kenteng Songo melewati Sabana Edelwais terluas yang pernah kami daki sebelumnya. Terlihat dari kejauhan “Tanjakan Frustasi” yang tampak bergaris-garis dan sangat panjang. Kami tahu, kenapa di sebut tanjakan frustasi, karena tanjakannya memang panjang, tinggi dan hampir vertikal yang terdiri dari tanah debu yang sangat lunak dan mudah longsor. Sekitar 1 jam perjalanan akhirnya kami mencapai puncak. Dengan di capainya puncak Kenteng Songo, Merbabu di ketinggian 3.142 MDPL maka tepat pukul 08:00 tanggal 5 November 2014 Math Adventure resmi berdiri.

Setelah berlama-lama menikmati udara ketinggian puncak dan bermain-main dengan sabana rumput-rumput hijau putih dan kekuningan akhirnya perjalanan menuruni gunung dimulai sekitar pukul 10:00. Kontingen tercepat mencapai basecamp pukul 11:25 dan kontingen terakhir yang mencapai basecamp pukul 15:30 WIB.

Setelah packing barang bawaan, buang sampah, sholat ashar dan laporan pulang, kami bertolak ke pulang ke Jogja. Sampai Jogja sekitar pukul 19:30 WIB.

Salam Lestari!

Math Adventure

  • Andi Riyan

  • Dwi Satio

  • Anisa Sari Asih

  • Nila Nurmalasari

  • Haroismawati

  • Saifudin Zuhri

  • Zakiyah

  • Musa Herlambang

  • Samsul Haris

  • Risna Anggaresa

Penulis : Andy Riyan

catatan perjalanan yang lain akan segera di update. Smile

Advertisements

Author: jejakandi

Mencoba mengolah rasa dan kata agar bermakna

1 thought on “Perjalananku : Pendakian Gunung Merbabu via Selo (Kelahiran Math Adventure)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s