SENI CINTA

Judul Asli : The Art of Love
Oleh : Arnaut Daniel (Abad ke-12)
diterjemahkan oleh : Andy Riyan (@anndyriyan)

Teruntuk udara manis dan cantik ini
Ku haluskan kata-kata dan selesai;
Dan setiap kata akan menjadi layak
setelah catatan disana telah aku lewati,
Sekaligus untuk cinta yang berbahasa halus dan bersinar keemasan.
Laguku, yang terinspirasi darinya
penguasa dan penjaga kehormatan.

Aku seorang yang lebih baik dan lebih murni setiap harinya,
Karena aku melayani perempuan paling mulia di dunia,
Dan aku menghambakan diri padanya,
Aku bercerita kepadamu di tempat terbuka.
Aku miliknya dari kakiku sampai ujung kepalaku.
Dan biarkan angin dingin bertiup,
cinta menghujani hatiku,
tetap membuatku hangat sekalipun ketika musim paling dingin.

Ku mendengar ribuan orang dan membayar mereka untuk suaranya.
Ku menyalakan lentera lilin dan minyak
Jadi semoga Tuhan memberikan saya keberuntungan dengan dia
Karena tak ada pertahanan yang bagus untuk melawan dirinya.
Ketika aku melihat rambutnya yang keemasan,
Semangat jiwa mudanya yang lembut,
Jika seseorang memberikanku Luserna*,
Aku tetap masih lebih mencintainya.

Aku mencintainya dengan sepenuh hatiku,
Kupikir aku sedang mencurinya dari tanganku sendiri dengan terlalu banyak keinginan,
Jika seorang lelaki bisa kehilangan sesuatu yang sangat ia cintai
Untuk semua hati dari belahan hatinya
milikku dan tidak kurang.
begitu lebat permintaanya,
dia mendapatkan tukang dan bengkelnya bersamaan.

Aku tak menginginkan kekaisaran Roma,
jangan membuatku menjadi paus (pemimpin)nya
sehingga ku tak bisa kembali padanya
yang membuat jantung ini terbakar dan hancur.
jika dia tidak menyembuhkanku dari siksaan ini
dengan sebuah ciuman sebelum tahun baru
dia membunuhku dan mengirim dirinya sendiri ke neraka.
Tetapi siksaan ini
tak bisa membuatku berpaling untuk terus mencintainya dengan benar,
meskipun itu erat menahanku dalam kesepian,
di padang pasir ini, Ku lontarkan kata-kataku dalam sajak.
Aku bekerja keras dalam cinta lebih dari seorang pria bumi yang bekerja,
untuk penguasa Moncli  yang tidak mencintai
N’Audierna lebih layak dari nilai sebutir telur.

Aku Arnaut, yang menghimpun angin,
dan mengejar kelinci diantara lembu jantan
dan berenang melawan arus.

Advertisements

2 thoughts on “SENI CINTA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s