Alunan Takdir

Kau merasakan alunan takdir ini?
Dan maukah kau mencoba memahami
mengapa kita di pertemukan? Karena
maaf aku tak percaya kebetulan.

Kadang aku ingin engkau mencoba
memandangku sebagai jiwa yang selalu
menatap kedepan, yang selalu ingin
memiliki cerita baru daripada hanya
sekedar mengingat kisah-kisah lama.
Getir, pahit dan perih yang akan kita
hadapi itu lebih baik bagiku daripada
mengingat romantika-romantika kita
yang telah layu.

Kau tahu, aku bukanlah seorang
designer yang top, tapi kau pun juga
tahu bahwa aku cukup mampu membuat
sketsa yang bagus untuk diri kita berdua.

Diantara banyak sketsa kehidupan yang
ku gambarkan, disitu akan ada banyak
kecewa yang kita dapatkan. Tetapi ada
pula banyak kebahagiaan yang akan kita
temukan karena kau tahu satu hal,
bahwa sketsa kehidupan dibuat untuk
dijalani bukan hanya sekedar tertangkap
dalam imajinasi.

Satu-persatu keraguanpun akan
terjawab, merangkai penuh dengan
pengorbanan. Setiap letih akhirnya
terbayarkan. Di puncak itu kau melihat
seseorang berjuang bersamamu, bahu-
membahu membangun kehidupan;
menata setiap kotak-kotak misteri dan
menyatukan kepingan-kepingan dari
serpihan yang berkilau menjadi
serangkaian yang utuh. Dan aku akan
mencoba merelakanmu jika seseorang
yang berjuang bersamamu ternyata itu
bukan aku. Karena apa daya ku, seorang
desainer, dibandingkan dengan alunan
takdir itu?

Alunan Takdir (C) Andy Riyan
Diambil dari Antologi Embun Pagi
yang (masih belum) tak selesai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s