Gitarku Enggan Berbicara

Aku menutup pintu dan menguncinya. Lalu berpaling dan meraih ponsel di atas meja. Tak ada apapun. Aku kosong dan hampa.

Aku duduk menghadap jendela. Kulemparkan pandangan jauh melintasinya. Menuju kegelapan malam. Bintangnya hanya ada sedikit saja.

Di depanku, di atas meja buku-buku tertumpuk di samping pena yang terlena. Di atas kursi kerja, aku duduk dengan hati yang hampa. Ingin aku merenung namun tak ada apapun untuk direnungkannya.

Aku bangkit dan mengambil gitar yang tergantung di dinding di samping jendela. Aku pergi menuju sofa di ruang depan dan berbaring di sana.

Ke enam senar-senar itu pun ku petik. Namun tak ada nada, tak ada lagu yang menggerakkan jiwa. Aku kosong dan hampa. Bahkan gitarku yang sering mengatakan lebih banyak dari mulutku pun diam seribu bahasa.

Ku coba lebih keras memainkan musik-musiknya. Tak ada getar yang mampu menyentuh perasaan. Ku coba lagi lebih keras dan hasilnya masih sama. Gitarku enggan berbicara, karena aku sedang kosong dan hampa. []

Gitarku Enggan Berbicara © Andy Riyan

Advertisements

Author: jejakandi

Mencoba mengolah rasa dan kata agar bermakna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s