Tentang Petunjuk dan Jalan

A post shared by Andy Riyan (@jejakandi) on Jun 29, 2017 at 4:45pm PDT

 

Tentang Petunjuk dan Jalan
Oleh: Andy Riyan

“Bimbing (antar)lah kami (memasuki) jalan lebar dan luas.” QS. Al-Fâtikhah : 6

Ada terdapat banyak jalan yang membentang di depan kami. Dan diantara jalan-jalan itu banyak jalan yang menuju kepada Ridho Tuhan, baik itu yang berkelok-kelok naik turun banyak berbasa basi ataupun jalan yang singkat, cepat dan tidak bertele-tele. Sebagian merupakan jalan yang menjauh kepada mengingat Tuhan. Menyimpang dan semakin jauh menuju keaesatan yang sangat dalam. Maka kami memohon petunjuk kepada-Mu ya Allah, Engkau yang Mahasuci dan segala puji menjadi wajar jika hanya milikMu saja. Bimbing (antar)lah kami (memasuki) As-shirat Al Mustaqim. “(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahi nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat.” QS. Al Fâtikhah : 7.

Dan kami memohon kepada Allah untuk selalu membimbing kami kepada jalan yang menuju As-shirat Al Mustaqim itu setelah mendapat hidayah, karena sungguh kami tidak tahu diantara banyak jalan yang Allah Ridhoi ini bisa membelok lagi. Karena sungguh “Allah menambah petunjuk untuk orang-orang yang telah mendapat petunjuk.” QS. Maryam :76.

Sebab bisa jadi kami menjadi sesat setelah mendapatkan petunjuk-Nya. Sebab “Betapapun tajam dan pekanya indra manusia, betapapun tajamnya mata seseorang, ia akan melihat tongkat yang lurus menjadi bengkok di dalam air.” Tafsir Al Misbah Vol. 1, Quraish Sihab. Kejadian ini hanya bisa dijelaskan setelah mendapat petunjuk, bahwa itu adalah salah satu dari fenomena Fisika.

Tentang petunjuk dan jalan-jalan yang menuju kepada banyak tempat, tentu banyak pula yang menuju As-shirat Al Mustaqim. Hanya saja kami tidak tahu yang mana. Maka tak henti kami memohon. Berulang-ulang Al Fatikhah kami baca setiap harinya karena kami takut kepada kesesatan dan jalan yang jauh dan semakin menghindar dari mengingat Allah. “Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami.” QS. Ali Imron : 8.


DAFTAR PUSTAKA

Sihab, Q., 2011, Tafsir Al-Misbah Vol.1, Jakarta: Lentera Hati

Advertisements

Author: jejakandi

Mencoba mengolah rasa dan kata agar bermakna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s