Berat Langkah

Jika pijar di mata telah redup,
dan percik api di hati telah terlupakan,
dari mana harus aku jawab
langkah-langkah yang berat…
ini?

Kadang rindu memang menahan
dari langkah beratnya kehidupan…
Tapi
betapapun kuat rindu itu,
hidup harus tetap berjalan.

Katakan sesuatu/ Say something

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.