Rindu

Wahai Muhammad, Kekasihku.

Sungguh aku merindumu.

Tak ada puisi yang sanggup kulukiskan untukmu,

oleh karena kerinduanku yang begitu dalam.

Wahai Muhammad, Kekasihku.

Engkau telah berkata, engkau akan bersama orang-orang yang mencintaimu.

Bilakah engkau akan bersamaku?

Wahai Muhammad, Kekasihku.

Sungguh air mataku telah berlinang,

Kerinduanku ini telah begitu dalam.

3 Comments Add yours

  1. bicara says:

    Nama depan saya muhamad loh

    Like

    1. jejakandi says:

      😀 haha baiklah

      Like

  2. Ikha says:

    jadi keinget liriknya Yaa robbi bil-Mustofa Hadad Alwi.. 🙂

    Like

Katakan sesuatu/ Say something

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.