Mengapa Menulis Dibandingkan dengan Media Ekspresi Lainnya?

Mengapa menulis dibanding media ekspresi lainnya? Itu adalah pertanyaan yang cukup menarik yang diajukan oleh seorang komentator pada postingan yang berjudul Tanpa Sekat Tanpa Pembatas di jejakandi ini; Nita. Kurasa ini adalah komentar pertamanya di sini. Silakan Amigos bisa mampir di blognya Nita, di sini https://jnynita.com/ Sebagaimana telah kujawab di sana, bahwa menulis adalah media…

Pandai-pandailah Mengukur Dirimu Sendiri

Benar! Memang hidup adalah sebuah pilihan. Namun jangan, atas nama pilihan, kau katakan, “Kalau bisa pilih semuanya mengapa tidak?” sebab itu serakah namanya. Setiap keputusan yang kau ambil dalam hidupmu, ada tanggung jawab besar yang harus kau pikul sampai akhir. Ajarkanlah… dan ingatkanlah kepada mereka bahwa melaksanakan apa yang telah menjadi kewajibanmu itu jauh lebih…

Membaca Lapar-nya Knut Hamsun dan Mengaitkannya dengan Kiai Hologram-nya Cak Nun

Kamu selalu mengeluhkan padatnya pekerjaan sehingga kamu tak punya waktu untuk menulis dan menyelesaikan karyamu. Memangnya berapakah waktu yang kamu butuhkan untuk menghasilkan buku, novel, atau tulisan seperti apa yang diinginkan? Kamu selalu mengeluhkan suasana yang gaduh, lalu kamu berandai-andai seolah-olah kamu yakin dengan pasti jika kamu memiliki ketenangan kamu akan mampu menyelesaikan karyamu, mengeksekusi…

Tentang Revolusi dan Pemberontakan bag. 2

Secara ringkas, pemberontakan adalah revolusi yang gagal. Pemahaman dangkal tentang perbedaan yang paling mendasar antara keduanya ini pernah kutuliskan agak panjang di blog ini. Lalu belakangan, setelah belajar lagi dan lagi, beberapa hal yang mulanya begitu abstrak mulai kupahami bahwa pemberontakan memiliki makna yang lebih luas, nyata dan mendalam dari hanya sekadar revolusi yang gagal,…

Yang Datang Sore Ini

Cuma dengan uang Rp150.000,00 bisa mendapatkan 5 eksemplar buku, siapa sih yang tidak mau? Ya banyak! Betul… tetep banyak sih yang tidak mau karena itu masih kemahalan. Tetapi bagi saya, itu bisa dibilang murah apalagi 3 di antara 5 buku tersebut adalah buku incaranku sejak lama. Bagiku masih mahal Rp15.000,00 untuk semangkuk bakso. Jadi dari…

Tentang Sebuah Komunitas

Menjalankan kegiatan menulis tanpa dibarengi dengan kegiatan membaca akan membawa diri kita pada kesulitan-kesulitan menulis. Itu selalu berlaku di mana saja, dan yang paling sering saya temui justru ini adalah sebuah masalah yang saya temukan di sebuah komunitas menulis. Terutama komunitas-komunitas menulis yang kegiatannya cuma tantangan atau terkenal dengan istilah challenge. Dan yang paling aneh…

Juan Mata dan Teknik Memunculkan Ide Secara Spontan

Tujuan utama dari kegiatan free writing yang hasilnya lumayan sering aku bagikan di blog ini, sebetulnya adalah untuk memunculkan ide secara spontan. Seringkali tulisan-tulisan yang akhirnya terbit adalah hasil dari teknik yang bisa diterjemahkan sebagai menulis bebas, hasil dari habit yang aku lakukan selama 10 menit setiap harinya. Memunculkan ide secara spontan sampai muncul hal-hal…

Mencari Partner Menulis Bebas

Menulis bebas atau Free writing adalah konsep menulis yang saya temukan ketika membaca bukunya Almarhum Pak Hernowo Hasim (Allahumaghfirlahu war hamhu wa fu anhu) yang berjudul “Free Writing, Mengejar Kebahagiaan Dengan Menulis.” Dalam perjalanannya saya telah banyak sekali mempraktikkan teknik itu. Bahkan sebelum membaca buku itu, sebetulnya saya sudah mempraktikkannya. Hanya saja tidak terkelola dengan…