Munajat Si Perindu

Berdiri ku sendiri di sudut yang sunyi. Memandang luasnya hamparan dedaunan yang dingin. Lalu mengingat tentang masa-masa yang telah lama. Tentang saat berselimut dengan tebalnya kabut. Ketika berdiri di puncak tertinggi dari setiap gunung-gunung yang kudaki. Saat aku akan pergi ke dunia-dunia yang telah memudar. Tempat senja-senja telah menjadi temaram. Saat aku begitu lelah dan…

Cinta harus sederhana, yang boleh komplek atau rumit adalah definisinya. A.R

[Puisi] Tangis Jiwa

Telah panjang memimpikannyatelah lelah kala terbangunkannyasemakin lelah terbangunkankusadari cintamu tak menunggu Ku menelusuri sudah rangkaiannya semua mimpi tak berhenti hingga menginginkannya terjadi Inginkan tuk saat terjaga ingin kan mengganti datang seribu warna terbitkannyalah harapan pelangi Bersamanyalah indah tawaaku yang seharusnyamentari dan sinar hangatnyapuisi-puisi bermakna Kehangatan hati yang hampa datang berganti meraih cintanya, memeluk hatinya miliki…

Mempersiapkan Diri Untuk Binasa

Apa yang aku saksikan adalah kerajaan cinta yang sungguh teramat sangat indah. Ibn ‘Arabi membawa aku kedalam suatu perjalanan yang gelap dan tersembunyi. Aku belum melakukan perjalanan itu tapi sungguh api kerinduan telah menyala-nyala begitu hebat dalam diriku. Aku hanya harus mempersiapkan ruh dan ragaku untuk berenang dalam samudra kenikmatan yang di sisi lain adalah…

Katakan, Katakan Padaku

Apa hanya aku… yang hampir setiap hari, setiap saat selalu merenung dan merasa kalau ada sesuatu yang hilang tetapi tidak dimengerti apa itu? Apa hanya aku yang selalu gundah dan gelisah karena selalu mengambang dalam benak bahwa ada sesuatu yang harus ditemukan? Kadang aku merasa, mengapa aku merasa kehilangan sesuatu yang aku tak pernah memilikinya….

Tentang Kisah Bu Sarah dan Pak Jono

“Masa njenengan tidak pernah jatuh cinta lagi sejak saat itu, Pak? Apa dia begitu tak tergantikan?” Sarah menatapku nanar. Aku kira ia memang bersungguh-sungguh untuk membantuku bangkit. Tak sehari pun ia tak pernah memotivasiku. Seolah-olah jika lewat sehari saja, maka aku akan semakin terpuruk dan tenggelam dalam kegelapan. “Ha ha ha… Cinta… ” Aku tersenyum…

Sebuah Prosa : Sayap Sang Waktu

“Jatuh cinta padanya? Oh tidak!” katamu pada sahabatku ketika kau ditanya perihal tentangku. Sahabatku itu pun melanjutkannya, menirukan kata-katamu, lengkap dengan ekspresi marah dan semua gerak tubuhmu : “Perlu hati yang telah hancur berkeping-keping, untuk dapat jatuh cinta padanya, perlu tangis yang telah habis untuk dapat memahaminya, perlu ruangan yang telah meledak dalam semestaku agar…

Maaf Jika… 

“Maaf jika ini membutamu meradang. Sedari dulu, inilah diriku. Selalu ke-aku-aku-an. Sulit membuatnya terbuka dan menjadi sisi yang lain.” “Harapkan semoga niat ini begitu tulus: Membuka kedua telapak tangan, menyambutmu sebagai sebuah kesatuan jiwa, menjadi “kita”.” “Terlepas dari sudut pandangmu, jujur aku muak dengan semua ini.  Tapi bagaimana lagi, aku harus bertahan hidup.” “Terdapat banyak…

Reading List Bulan Januari (Bagian I)

Aku tidak tahu mengapa aku menuliskan hal ini di blog. Entahlah, sebenarnya apa motivasinya mengapa tulisan ini saya posting di blog juga. Yang pasti ada satu hal, saya hanya menyukainya; bisa menulis dan membagikannya di blog adalah sensasi dan kesenangan tersendiri sekalipun tak ada orang yang membacanya; kebahagiaan memang tidak butuh alasan dan seringnya memang…

The Sinner’s Poem : Self Destruction

Tak ada kedamaian bagi pendosa, tak ada rasa tenteram bagi yang tak mengenal cinta. Yang ku benci adalah diriku bila iri tumbuh di hati, kedengkian meliputi nafsu dan kemarahan mengendalikan egoku. Dan bagi ketidakwarasanku, akal yang tak berguna, birahi yang menggelora dan dendam yang membara; adalah muara semua nista. Andy Riyan