Prosa Selepas Hujan

Sore hari selepas hujan, dua orang manusia sedang duduk bersama pada sebuah bangku panjang di suatu bukit rendah di tengah kota. Di belakang mereka tumbuh sebatang pohon yang rindang yang ranting-rantingya tumbuh memanjang meneduhi mereka dari gerimis yang merinai-rinai lembut. ​ Gambar disini Duduk bersisian antara satu sama lain, mereka memandang jauh kepada gedung-gedung tinggi yang…

Kerajaan Cinta

Semesta tidak membicarakan perasaanku padamu. Mereka membicarakan tentang keindahan akibat sebuah senyuman yang terlukis oleh sepasang bibir di wajah seseorang perempuan. Semesta memahami senyum yang menawan itu hanyalah sebuah lukisan dari jiwa yang hatinya penuh pesona. Dibalik itu sesungguhnya terdapat sesuatu yang lebih dari indah -luar biasa- tak terlukiskan oleh kata-kata. Dari pancaran pesona nya…

Kehadirannya

Mengenang, ketika seseorang yang kita sayang bertahan pada cinta lamanya. Namun kita terus berjuang walau tertatih, menahan perih pada setiap luka. Akhirnya kita terus mendamba, terus memuja memberikan arti pada setiap hal yang kita beri Lalu terkatakan oleh bibir kita aku mencintainya dan akan terus mencintainya tak peduli ia jalan dengan siapa. Hingga kini, hingga…

Memang Harus Bertemu

Maaf aku tak percaya kebetulan. Kita semua berada disini, kita bisa sampai sejauh ini, kita dipertemukan, itu semua bukan sebuah kebetulan tetapi itu memang harus begitu sudah jalannya kita untuk bertemu, untuk sejauh ini dan berada sampai disini. Antara yang satu dan yang lainnya tidak ada yang lebih atau kurang. Pohon kelapa itu tinggi, namun…