Ketika Fajar 2020 Merekah

Amigos, sayangku. Kalau kamu memperhatikan, kamu pasti tahu, sampai sebelum tulisan ini diunggah, di tahun 2020 ini aku sama sekali belum menerbitkan tulisan apapun. Sama sekali tidak menerbitkan jurnal, cerpen bahkan puisi. Apa yang aku lakukan di masa-masa itu? Sebetulnya tak pernah berubah. Masih sama. Pagi hari keluar rumah untuk membunuh waktu dengan bekerja. Dan…

Ingin Kuistirahatkan Diriku

Istirahatkan dirimu dari kesibukan mengurusi duniamu. Urusan yang telah diatur Allah tak perlu kausibuk ikut campur. —Ibnu Atha`illah al-Iskandari— Keletihan dan penderitaan lebih sering kualami ketika aku merencanakan berbagai hal bagi diriku sendiri lewat keinginan-keinginan yang ambisius. Keinginan-keinginan yang tak kupahami asal-muasalnya, sebab sedemikian halus, apakah itu dari nafsuku ataukah ruhku? Tak jarang aku terjebak…

Tentang Sebuah Komunitas

Menjalankan kegiatan menulis tanpa dibarengi dengan kegiatan membaca akan membawa diri kita pada kesulitan-kesulitan menulis. Itu selalu berlaku di mana saja, dan yang paling sering saya temui justru ini adalah sebuah masalah yang saya temukan di sebuah komunitas menulis. Terutama komunitas-komunitas menulis yang kegiatannya cuma tantangan atau terkenal dengan istilah challenge. Dan yang paling aneh…

Jejak Untuk Cinta Dan Fiksi

13 Januari 2017; Oh sudah tanggal 13 aja. Hari-hari terasa berjalan begitu cepat, bukankah begitu? Sepetinya baru saja kemarin kita merayakan tahun baru dengan membuat banyak resolusi yang cukup prestisius. Ah bagaimana resolusinya ada yang sudah jalan? Atau bagaimana target untuk mengawali semua yang akan dilakukan sepanjang tahun 2017, sudah mulai berjalan dengan lancarkah? Aku…

Perkin’s Country Store and Merry’s House

Dia hidup lama dalam liku-liku kehidupan di sebuah gubuk tua bekas gudang aspal. Sebuah gubuk yang dulunya sering di pakai untuk menimbun drum-drum berisi getah pinus yang diangkut dari hutan. Gubuk itu berada di sisi selatan kota kecil di sisi yang salah dari trek jalan. Sehingga bangunan kayu yang reyot itu terisolasi dan sepi dari…

Segi Empat #1

21 Juli 1996 Berantakan. Satu kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan itu, keadaan ketika pertama kali Ai masuk kedalam ruang kelas satu; Bangunan di ujung undakan paling barat dari bagian sebuah gedung sekolah. Ai berdiri di depan pintu memandang kedalam kelas. Meja belajar tampak semrawut tak teratur, bukan, lebih tepatnya hancur, seperti isi kapal yang…