Menoleh Sebentar

Sudah bulan Desember aja ini. Aku [dalam rentang waktu yang cukup lama] masih belum menuliskan sesuatu untuk blogku. Beberapa menit yang lalu, aku menyempatkan diri, meluangkan waktu untuk membaca jurnal yang kutulis di awal tahun 2021 ini. Aku sedikit terkesima. Jurnal yang kuberi judul “Menjalani Mimpi” ini benar-benar bukan jurnal omong kosong. Judul yang kupilih…

Ide Itu Hanyalah Ilusi Jika…

Catatan Harian Andy Riyan, Desa Hujan, 12 Juni 2021 Menulis bagiku selain masuk dalam kategori ranah kerja intelektual, juga bisa dimasukkan dalam ranah kerja psikologis. Menulis seringkali telah membuktikan begitu ampuh untuk menjadi sebuah start, awalan, dari berbagai proyek dan renungan. Senyum mengembang, pagi ini, seiring dengan mentari yang menyembul di atas cakrawala dari balik…

Mengapa Baru Sekarang, Tidak Dari Dulu-dulu?

“Aku bersyukur nikahnya baru sekarang.” Itu jawaban yang selalu kukatakan kepada orang lain yang menduga bahwa aku menyesal kenapa tidak menikah sedari awal. Tulisan kali ini lahir untuk menjawab topik itu. Mereka menduga aku menyesal, jika pernikahan memang segini indahnya, kenapa tidak sedari awal saja aku melakukannya. Tidak, aku tidak menyesal dan aku sama sekali…

Kejutan-Kejutan Istimewa

Gila! Tiba-tiba sudah bulan Juni saja! Gila, sungguh ini… benar-benar gila! Kenapa gila dan kenapa tiba-tiba jika aku menjalani semuanya dengan kesadaran penuh? Tidak lain tidak bukan karena aku mengalami kejutan-kejutan yang istimewa yang datang bertubi-tubi dan menghujani hari-hariku selama 4 bulan terakhir ini. Sejak terakhir kali aku menulis di sini. Dan selama hari-hari ketika…

Tentang Revolusi dan Pemberontakan bag. 2

Secara ringkas, pemberontakan adalah revolusi yang gagal. Pemahaman dangkal tentang perbedaan yang paling mendasar antara keduanya ini pernah kutuliskan agak panjang di blog ini. Lalu belakangan, setelah belajar lagi dan lagi, beberapa hal yang mulanya begitu abstrak mulai kupahami bahwa pemberontakan memiliki makna yang lebih luas, nyata dan mendalam dari hanya sekadar revolusi yang gagal,…

Sebuah Jurnal: Mencari Makna

Hidup ini singkat; jangan lupa bahagia, hidup ini indah; jangan lupa menikmatinya, hidup ini penuh makna; jangan lupa bersyukur, hidup ini hanya sekali; jangan menyia-nyiakannya, dan masih banyak lagi hal yang dapat dikatakan untuk mendeskirpsikan hidup ini tentang apa—hidup ini bla bla bla… terserah suka suka saja mau hidup ini bagaimana. Namun dari semua hal…

Tentang Sebuah Komunitas

Menjalankan kegiatan menulis tanpa dibarengi dengan kegiatan membaca akan membawa diri kita pada kesulitan-kesulitan menulis. Itu selalu berlaku di mana saja, dan yang paling sering saya temui justru ini adalah sebuah masalah yang saya temukan di sebuah komunitas menulis. Terutama komunitas-komunitas menulis yang kegiatannya cuma tantangan atau terkenal dengan istilah challenge. Dan yang paling aneh…

Monolog Rasa : Merancang Kesangsian

Aku menjadi suamimu, dan kamu menjadi istri yang mencintaiku dengan tulus dan apa adanya, adalah angan yang paling jauh sekarang. Karena tidak mungkin bagi dua manusia yang berada di ujung masing-masing kutub dengan jarak terjauh itu untuk menjadi satu bangunan dalam rumah tangga.