Mengapa Baru Sekarang, Tidak Dari Dulu-dulu?

“Aku bersyukur nikahnya baru sekarang.” Itu jawaban yang selalu kukatakan kepada orang lain yang menduga bahwa aku menyesal kenapa tidak menikah sedari awal. Tulisan kali ini lahir untuk menjawab topik itu. Mereka menduga aku menyesal, jika pernikahan memang segini indahnya, kenapa tidak sedari awal saja aku melakukannya. Tidak, aku tidak menyesal dan aku sama sekali…

Memahami Adalah Sebuah Pilihan, Bukan Seni

Suatu hari di awal bulan Februari, ya bulan lalu tepatnya hari Jumat tanggal 5 sebagaimana tanggal yang kucatat di buku harian, aku baru saja selesai membaca bab pertama dari buku “Matahari dan Baja”, sebuah terjemahan dari “Sun and Steel” karya Yukio Mishima. Buku kedua dari Misihima yang kubaca setelah “The Temple of The Golden Paviliun”….