Seorang Profesional yang Sedang Darurat Untuk Menulis

“Aku tidak tahu apa yang sedang ingin kulakukan sekarang. Aku tidak tahu apa yang ingin kulakukan dalam hidupku.” Sungguh itu adalah sebuah kalimat yang paling membuatku frustasi. Sebagaimana aku begitu putus asa ketika merasa ingin memproduksi sesuatu, begitu putus asa ingin menjadi sesuatu… tetapi apa yang kulakukan sekarang ini? Hanya menuliskan keresahanku. Keresahan yang kualami…

Mengapa Baru Sekarang, Tidak Dari Dulu-dulu?

“Aku bersyukur nikahnya baru sekarang.” Itu jawaban yang selalu kukatakan kepada orang lain yang menduga bahwa aku menyesal kenapa tidak menikah sedari awal. Tulisan kali ini lahir untuk menjawab topik itu. Mereka menduga aku menyesal, jika pernikahan memang segini indahnya, kenapa tidak sedari awal saja aku melakukannya. Tidak, aku tidak menyesal dan aku sama sekali…

Pandai-pandailah Mengukur Dirimu Sendiri

Benar! Memang hidup adalah sebuah pilihan. Namun jangan, atas nama pilihan, kau katakan, “Kalau bisa pilih semuanya mengapa tidak?” sebab itu serakah namanya. Setiap keputusan yang kau ambil dalam hidupmu, ada tanggung jawab besar yang harus kau pikul sampai akhir. Ajarkanlah… dan ingatkanlah kepada mereka bahwa melaksanakan apa yang telah menjadi kewajibanmu itu jauh lebih…

Kejutan-Kejutan Istimewa

Gila! Tiba-tiba sudah bulan Juni saja! Gila, sungguh ini… benar-benar gila! Kenapa gila dan kenapa tiba-tiba jika aku menjalani semuanya dengan kesadaran penuh? Tidak lain tidak bukan karena aku mengalami kejutan-kejutan yang istimewa yang datang bertubi-tubi dan menghujani hari-hariku selama 4 bulan terakhir ini. Sejak terakhir kali aku menulis di sini. Dan selama hari-hari ketika…

Memahami Adalah Sebuah Pilihan, Bukan Seni

Suatu hari di awal bulan Februari, ya bulan lalu tepatnya hari Jumat tanggal 5 sebagaimana tanggal yang kucatat di buku harian, aku baru saja selesai membaca bab pertama dari buku “Matahari dan Baja”, sebuah terjemahan dari “Sun and Steel” karya Yukio Mishima. Buku kedua dari Misihima yang kubaca setelah “The Temple of The Golden Paviliun”….

Mereka Sangat Tersiksa

Seberapa sering kita lupa berdo’a sebelum kita makan? Padahal setan-setan itu sungguh sangat tersiksa melihat kita makan dengan penuh rasa syukur. Begitu tersiksanya setan-setan itu, bila digambarkan, bagaikan punggungnya terbakar dan merasakan sakit luar biasa. Begitu tersiksanya setan-setan itu sehingga tak berhenti menghalang-halangi kita agar kita lupa berdo’a sebelum makan. Setan-setan itu begitu gigih menghalang-halangi…

Jurnal 2021: Menjalani Mimpi

Halo Amigos! Senang bisa berjumpa lagi dengan kamu semunya. Dan meskipun aku tidak mengerti apa bedanya, ijinkanlah aku mengucapkan “Selamat Tahun Baru”, semoga di tahun 2021 hal-hal baik selalu mengiringi langkah-langkahmu dan semoga Tuhan senantiasa memberkahi hal-hal yang ingin kamu lakukan. Well, terima kasih kuucapkan karena sudah menanyakan kabarku. Dan beginilah kabarku saat ini… sebagaimana…

Bagaimana Aku Menulis

Daripada “Mengapa kamu menulis?” aku lebih suka pertanyaan lain. Pertanyaan itu sudah terlalu mainstream. Tentu saja, ada sekian banyak alasan yang menarik bagi seseorang untuk menulis, dan untuk aku, writing prompt untuk menuliskan alasan-alasan itu… juga sudah terlalu biasa. Ada 6 enam kata dasar yang dapat digunakan untuk bertanya, dari 5W +1H, mengapa Why harus…

Tentang 2020, Buku dan Aku

Sebelum menuliskan tulisan yang sekarang hadir di hadapan kamu ini—dengan judul yang sama— aku, bukannya menulis sesuatu yang gembira dan menyenangkan sebagaimana yang kuharapkan, malahan menulis jurnal yang isinya seperti orang depresi. Bajirut tenan kok. Memang menulis, kalau terus menerus mengikuti suasana hati, bergantung pada pola yang muncul… kadang bikin malu diri sendiri saja. Tetapi…