Memahami Adalah Sebuah Pilihan, Bukan Seni

Suatu hari di awal bulan Februari, ya bulan lalu tepatnya hari Jumat tanggal 5 sebagaimana tanggal yang kucatat di buku harian, aku baru saja selesai membaca bab pertama dari buku “Matahari dan Baja”, sebuah terjemahan dari “Sun and Steel” karya Yukio Mishima. Buku kedua dari Misihima yang kubaca setelah “The Temple of The Golden Paviliun”….

Membaca Lapar-nya Knut Hamsun dan Mengaitkannya dengan Kiai Hologram-nya Cak Nun

Kamu selalu mengeluhkan padatnya pekerjaan sehingga kamu tak punya waktu untuk menulis dan menyelesaikan karyamu. Memangnya berapakah waktu yang kamu butuhkan untuk menghasilkan buku, novel, atau tulisan seperti apa yang diinginkan? Kamu selalu mengeluhkan suasana yang gaduh, lalu kamu berandai-andai seolah-olah kamu yakin dengan pasti jika kamu memiliki ketenangan kamu akan mampu menyelesaikan karyamu, mengeksekusi…

Jurnal Pagi: Aneh! Jutaan Orang Waras Tunduk Pada Segelintir Orang Gila

“Sebuah anomali yang dahsyat telah terjadi di era digital ini. Padahal era digital baru saja dimulai beberapa tahun belakangan ini, namun efek global yang terjadi begitu masif, seakan-akan meruntuhkan kebiasaan atau fenomena-fenomena lama yang sudah mengakar budaya. Bagi aku yang hidup di persimpangan zaman, antara zaman sebelum era digital dan zaman peralihannya, ketika zaman digital…