Aku dan Miyamoto Musashi

Setiap peristiwa yang kamu alami harus memberi ilmu dan hikmah kepadamu. Kalau tidak, sia-sia saja kamu menjalaninya. Terlanjur stres, terlanjur pusing tetapi tidak mendapatkan apa-apa. Muspro! Setiap kali aku memosisikan diri bersiap untuk belajar dari peristiwa yang kualami, dari kejadian sehari-hari, dari realita dan fenomena yang terjadi di sekitar, aku selalu ingat dengan seorang Ronin dari…

Bangunkan Tidur dari Mimpi

Kutuliskan puisi cintaKemana hati masih mengembaraDi sini, seperti seharusnyaKerinduan itu sirna Kini kau tahu ku tahuKupandang dikau di antara mentariKuselimuti dikauDari dinginnya mimpi Iqbal dan Rumi telah menungguDi satu titik di perjalanan waktuHalusnya seni dan cintaHempaskan kata-kata menjadi debu Kubentuk ulang semua untuk mengulangTelanjangi tabir kepalsuan, tidur bangun dari mimpi. Andy Riyan, Desa Hujan, 2021

Terkikis habis sopan santunku

Mari kembalikanKita tulis puisiPada bentuk asalnya;Suara kehidupan Sebab terkenangkanOlehku, harumnya rerumputanIndahnya nyayianBisikan keqadiman. Layu tubuku, meluruh hatikuKering dan kosong jiwakuTak kuasa membendungnyaNurani dan pemberontakannya Terkikis habis sopan santunkuMuak sudah dengan segala ketakjujuranmu. Andy Riyan, Desa Hujan, 2021

Surat Untuk Sahabat: “A Letter From Me to Me 10 Years From Now

Ha ha ha! Halo, Bro. Apa kabar? Ha ha ha! Maafkan aku yang tiba-tiba menyapamu dengan tawa. Tapi jika kamu ingat hari ini (10 tahun yang lalu) kamu pasti maklum, karena memang kita, entah sudah berlalu sejak berapa lama, selalu suka begini; suka menertawakan diri sendiri. Kuharap kamu di sana masih suka tertawa dan menertawakan…

Mengapa Menulis Dibandingkan dengan Media Ekspresi Lainnya?

Mengapa menulis dibanding media ekspresi lainnya? Itu adalah pertanyaan yang cukup menarik yang diajukan oleh seorang komentator pada postingan yang berjudul Tanpa Sekat Tanpa Pembatas di jejakandi ini; Nita. Kurasa ini adalah komentar pertamanya di sini. Silakan Amigos bisa mampir di blognya Nita, di sini https://jnynita.com/ Sebagaimana telah kujawab di sana, bahwa menulis adalah media…

Melankoli Cinta Segitiga

Aku tak pernah melihat seseorang dengan raut muka yang lebih sedih dari seorang yang kutemui di suatu senja, di salah satu gerbong kereta api, dalam sebuah perjalanan antara Malang-Jogja. Perempuan yang kutemukan duduk menghadap diriku di sisi jendela itu terlihat begitu pucat dengan sinar mata yang redup. Aku tak ingat di mana perempuan yang berpakaian…

Naomi, Oh Naomi

“Biarkanlah terik mentari membuat kering berdua hati kita,” Rodrigo menatap wajah Naomi begitu lekat. Namun, Naomi membuang muka. Matanya tertuju pada barisan bukit di sisi utara kota. Ingatannya tertuju pada Jay, seorang pria yang telah ia kenal sejak Sekolah Dasar. “Di mana dia sekarang?” Naomi bertanya-tanya dalam hati. “Naomi…” panggil Rodrigo lirih. “Suatu hari tetesan…

Tanpa Sekat Tanpa Pembatas

Untuk sementara ini, biarkan aku meninggalkan catatan tentang mural yang sedang viral. Mural yang sedang viral sekarang ini merupakan sebuah meme yang berhasil menarik pelatuk kekacauan yang tengah dialami pemerintahan sekarang. Pada diri manusia Indonesia sesungguhnya sudah tersimpan meme bahwa pemerintahan yang sekarang kerjanya sedang kurang beres, sehingga penghapusan mural yang tampaknya sederhana malahan menjadi…

Melempar Dua Burung Di Harbolnas 2019

Ada sebuah kenikmatan yang sulit dijelaskan ketika mampu membaca sebuah buku secara tuntas. Rasanya ada sebuah kepuasan batin yang begitu hebat. Logika mestinya mengatakan, seperti makan, jika sudah kenyang, makanan yang enak pun tak lagi mengundang selera. Bahkan mencium aromanya saja bisa jadi sudah seperti ingin muntah. Logika untuk kasus ini tidak jalan sebagaimana memberi…

Susahnya Menulis Cerpen dan Novel

Setiap orang punya kesulitan. Kesulitan bagi setiap orang berbeda-beda. Bisa saja apa yang orang lain rasa sebagai sulit—bahkan sangat sulit—bagi kamu ternyata hal yang sangat mudah. “Bro, PDP ini kenapa sangat sulit dipecahkan sih?” kata mereka “Aku juga gak tahu, Bro. Jangankan yang parsial, yang ordinary saja kadang gak masuk akal.” Jawabku. “Alajabar ini makanan…