Bangunkan Tidur dari Mimpi

Kutuliskan puisi cintaKemana hati masih mengembaraDi sini, seperti seharusnyaKerinduan itu sirna Kini kau tahu ku tahuKupandang dikau di antara mentariKuselimuti dikauDari dinginnya mimpi Iqbal dan Rumi telah menungguDi satu titik di perjalanan waktuHalusnya seni dan cintaHempaskan kata-kata menjadi debu Kubentuk ulang semua untuk mengulangTelanjangi tabir kepalsuan, tidur bangun dari mimpi. Andy Riyan, Desa Hujan, 2021

Melankoli Cinta Segitiga

Aku tak pernah melihat seseorang dengan raut muka yang lebih sedih dari seorang yang kutemui di suatu senja, di salah satu gerbong kereta api, dalam sebuah perjalanan antara Malang-Jogja. Perempuan yang kutemukan duduk menghadap diriku di sisi jendela itu terlihat begitu pucat dengan sinar mata yang redup. Aku tak ingat di mana perempuan yang berpakaian…

Naomi, Oh Naomi

“Biarkanlah terik mentari membuat kering berdua hati kita,” Rodrigo menatap wajah Naomi begitu lekat. Namun, Naomi membuang muka. Matanya tertuju pada barisan bukit di sisi utara kota. Ingatannya tertuju pada Jay, seorang pria yang telah ia kenal sejak Sekolah Dasar. “Di mana dia sekarang?” Naomi bertanya-tanya dalam hati. “Naomi…” panggil Rodrigo lirih. “Suatu hari tetesan…

Kalkulasi Keyakinan

Teknologi informasi zaman now ini memang luar biasa sekali. Bicara keakraban soal IT dan media sosial, aku paling akrab dan suka mengakrabi Twitter. Dari sejak aku membuat akunnya tahun 2009, sampai hari ini, yang aku paling konsisten di sana, paling loyal dan paling banter update-nya ya Twitter itu. Itu cuma bias pribadiku ya. Nah soal…

Screenplay 1 : Bunga Lily

TAMAN BALAI KOTA PEREMPUAN GEMUK : Gak papa sudah kering, boleh aku menerimanya, sekarang? Laki-laki kurus menatapnya dengan pandangan bertanya-tanya. Perempuan gemuk itu pun tersenyum. (Satu bulan sebelumnya) DI SEBUAH KAMAR KOS MAHASISWA Seorang laki-laki kurus masih mengenakan jaket denim dan kemeja biru, terkapar di kamarnya. Wajahnya pucat masai. Tubuhnya terlihat tak berdaya. Ia terpejam…

Cantiknya Mubazir

“Berjalanlah kamu di atas jalanmu sendiri, begitupun aku, akan berjalan di atas jalanku sendiri.. Tuhan Mahatau.. kita kan sejalan lagi nanti.” Keheningan tidak mampu mengusai keadaan, meskipun malam telah jatuh pada titik kesunyiannya. Udara juga tidak menjadi dingin walau angin telah berhembus membawa kabut-kabut malam yang paling dingin. Keramaian di setiap sudutnya, di kota itu,…

Jejak Untuk Cinta Dan Fiksi

13 Januari 2017; Oh sudah tanggal 13 aja. Hari-hari terasa berjalan begitu cepat, bukankah begitu? Sepetinya baru saja kemarin kita merayakan tahun baru dengan membuat banyak resolusi yang cukup prestisius. Ah bagaimana resolusinya ada yang sudah jalan? Atau bagaimana target untuk mengawali semua yang akan dilakukan sepanjang tahun 2017, sudah mulai berjalan dengan lancarkah? Aku…

Concerning Romeo (1) : Jurang Yang (tak) Ada

Romeo bukan pemuda tampan seperti ia yang telah merebut hati kekasihnya — Juliet — sebagaimana kisah mereka yang di tulis oleh William Shakespeare. Romeo yang satu ini, wajahnya dulu mungkin berbentuk bulat telur dengan garis-garis maya yang sempurna. Namun kini garis di pipi kirinya sedikit melesak kedalam, seperti buah pepaya yang penyok lantaran tertindih beban….

Harga Sebuah Dialektika

Suatu ketika kau sedang dalam perjalanan menuruni lembah di utara. Bermula dari hutan dengan pepohonan yang tumbuh rapat berjajar-jajar dan tampak kuat seperti karakter Bima, berdiri angkuh tak tergoyah, hanya ranting-rantingnya yang bergetar dan hanya dedaunannya yang seperti rambut berkibar-kibar. Kemudian kau turun diantara belukar dan kemudian memandang pada dataran luas dan terbentang jauh hingga…

Alunan Takdir

Kau merasakan alunan takdir ini? Dan maukah kau mencoba memahami mengapa kita di pertemukan? Karena maaf aku tak percaya kebetulan. Kadang aku ingin engkau mencoba memandangku sebagai jiwa yang selalu menatap kedepan, yang selalu ingin memiliki cerita baru daripada hanya sekedar mengingat kisah-kisah lama. Getir, pahit dan perih yang akan kita hadapi itu lebih baik…